HARIANTANAHAIR.COM I Jakarta — Konsolidasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Timur bergerak dari tingkat akar rumput. Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Jakarta Timur digelar pada Sabtu, 19 September 2026, di SKKT Pondok Kelapa, Duren Sawit.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas hadir bersama Sekretaris Wilayah M. Fauzi. Hadir pula Ketua DPC PKB Jakarta Timur M. Fuadi Luthfi serta Gus Lefy.
Musancab bukan sekadar forum pergantian atau penetapan kepengurusan. Di dalam agenda organisasi PKB Jakarta Timur, forum ini menjadi ruang untuk mengevaluasi kerja sebelumnya sekaligus menyusun arah kerja partai untuk lima tahun mendatang.
Dalam susunan acara, Musancab mencakup pembacaan laporan pertanggungjawaban, penyusunan program kerja lima tahun, hingga penetapan Ketua DPAC.
Dari Struktur ke Kerja Nyata
Bagi PKB Jakarta Timur, konsolidasi di tingkat kecamatan menjadi penting karena kerja politik tidak berhenti di kantor partai atau panggung-panggung besar.
Ada struktur yang harus bekerja sampai ke tingkat paling dekat dengan warga.
Karena itu, para ketua DPAC yang terpilih diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif organisasi. Mereka juga dituntut membangun koordinasi dengan seluruh jajaran agar program kerja partai dapat berjalan secara terarah.
Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas agar para ketua PAC terpilih dapat bekerja bersama seluruh jajaran dan memastikan target kerja PKB di DKI Jakarta berjalan baik.
Musancab pun menjadi momentum untuk menyamakan langkah: memperkuat struktur, merapikan organisasi, dan memastikan program yang telah disusun tidak berhenti sebagai dokumen rapat.
Lima Tahun, Bukan Sekadar Satu Musyawarah
Agenda lima tahunan menjadi salah satu bagian penting Musancab. Setelah pembukaan, peserta memasuki rangkaian rapat pleno yang mencakup tata tertib, laporan pertanggungjawaban, program kerja lima tahun, hingga penetapan Ketua DPAC.
Artinya, forum ini tidak hanya berbicara tentang siapa yang memimpin. Ada pekerjaan yang harus dirancang setelah kepengurusan terbentuk.
Di Jakarta Timur, struktur partai akan berhadapan langsung dengan dinamika warga yang beragam. Karena itu, kekuatan organisasi di tingkat bawah menjadi modal penting untuk menerjemahkan agenda PKB ke dalam kerja yang lebih konkret.
Ketua DPC PKB Jakarta Timur M. Fuadi Luthfi sebelumnya juga menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Musancab tersebut. Dalam dokumen acara, pembukaan dilakukan oleh Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas.
Musancab akhirnya bukan sekadar seremoni organisasi.
Ia adalah titik awal untuk memastikan bahwa struktur yang baru terbentuk punya arah kerja yang jelas, dan bahwa target lima tahun tidak berhenti sebagai kalimat dalam ruang rapat.

























