Menurut Muzani, Habib Umar secara konsisten mengingatkan umat tentang pentingnya keimanan kepada Allah SWT dan Rasulullah. Pesan tersebut juga mengajak masyarakat menjaga persaudaraan demi keselamatan dunia dan akhirat.
HarianTAnahAir | JAKARTA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai dakwah Habib Umar bin Hafidz memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan perdamaian di Indonesia. Ia menegaskan, pesan persaudaraan yang disampaikan ulama asal Yaman tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kerukunan masyarakat dan keutuhan bangsa.
Muzani menyampaikan apresiasi itu saat menyambut kunjungan Habib Umar ke Indonesia, Selasa (13/10/2026). Menurutnya, dakwah yang mengutamakan keimanan dan ukhuwah islamiyah dapat menjadi kekuatan sosial untuk merawat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Yang Mulia Habib Umar selalu mementingkan Islam sebagai pemersatu umat. Yang Mulia Habib Umar juga selalu berpesan menjaga kesatuan ukhuwah islamiyah,” ujar Muzani dalam keterangannya.
Dakwah Habib Umar Bin Hafidz Tekankan Persaudaraan
Menurut Muzani, Habib Umar secara konsisten mengingatkan umat tentang pentingnya keimanan kepada Allah SWT dan Rasulullah. Pesan tersebut juga mengajak masyarakat menjaga persaudaraan demi keselamatan dunia dan akhirat.
Muzani memandang ajakan itu relevan bagi Indonesia yang membutuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Persaudaraan yang kuat dapat membantu masyarakat menyelesaikan perbedaan tanpa memperbesar konflik. “Ini adalah cara yang paling soft dalam mencegah bahaya yang lebih besar bagi kehidupan manusia. Dan bagi kami di Indonesia seperti itu justru memperkuat kami dalam bernegara,” katanya.
Bagi Muzani, pendekatan dakwah yang menyejukkan memiliki arti penting dalam merawat kerukunan. Pesan agama dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian, mempererat hubungan sosial, dan mengurangi potensi perpecahan.
Ketua MPR Nilai Persatuan Sejalan dengan Pancasila
Sebagai Ketua MPR RI, Muzani menempatkan penguatan ideologi Pancasila dan kehidupan konstitusional sebagai bagian penting dari tanggung jawabnya. Ia juga menjelaskan kewenangan MPR dalam mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sesuai ketentuan konstitusi.
Dalam konteks tersebut, Muzani melihat pesan persatuan Habib Umar sejalan dengan upaya menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, nilai keagamaan dan nilai kebangsaan dapat saling menguatkan ketika masyarakat mengutamakan perdamaian. “Banyak sekali dakwah dari Yang Mulia Habib Umar yang betul-betul sebuah kebenaran untuk kebaikan dunia. Dan pandangan itu menjadi sebuah energi bagi kehidupan kami,” ucapnya.
Muzani menilai pesan tersebut memberikan dorongan moral bagi masyarakat dan para pemimpin. Semangat persaudaraan, menurutnya, membantu bangsa menghadapi persoalan tanpa mengabaikan kepentingan bersama.
Persatuan Menjadi Modal Menghadapi Tantangan Bangsa
Indonesia memiliki masyarakat dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam. Kondisi tersebut menjadi kekuatan ketika masyarakat membangun sikap saling menghormati, tetapi dapat memicu ketegangan jika perbedaan berkembang menjadi permusuhan. Karena itu, Muzani menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bernegara. Ia mengapresiasi dakwah Habib Umar yang mengajak umat Islam merawat persaudaraan dan menghindari perpecahan.
“Kami bangga Yang Mulia ikut memberi dakwah bagi persatuan dan kesatuan dan perdamaian umat di Indonesia khususnya. Karena bagi kami bangsa Indonesia bahwa persatuan adalah segala-galanya,” ujarnya.
Pesan tersebut juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam kehidupan masyarakat. Melalui dakwah yang menyejukkan, tokoh agama dapat mengajak umat memperkuat solidaritas dan menjaga hubungan baik di tengah perbedaan.
Namun, upaya merawat kerukunan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat perlu menerapkan nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari, sementara para pemimpin harus menjaga kepercayaan publik dan mengutamakan kepentingan bersama.
Kunjungan Habib Umar Disambut Antusias Masyarakat
Muzani mengatakan, kunjungan Habib Umar ke Indonesia selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak umat menantikan kesempatan untuk mendengarkan langsung pesan keagamaan yang menekankan keimanan, persatuan, dan perdamaian. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Muzani berharap pesan Habib Umar dapat terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan di Tanah Air.
“Kami bangga ketika melihat wajah umat yang selalu semangat dan antusias untuk mendengar dakwah Yang Mulia. Meskipun di tengah jadwal padat, atas nama seluruh rakyat Indonesia selamat datang di Indonesia,” katanya.
Apresiasi Muzani menegaskan bahwa persatuan bukan sekadar slogan kebangsaan. Nilai tersebut perlu hadir dalam perilaku sehari-hari, mulai dari menghormati perbedaan hingga menyelesaikan persoalan melalui dialog.
Dengan semangat itu, dakwah keagamaan dapat berkontribusi dalam menjaga kehidupan masyarakat yang damai. Bagi Indonesia, persaudaraan menjadi modal penting untuk mempertahankan kerukunan sekaligus memperkuat persatuan nasional. (***)




























