• About
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami
  • Newsletter
Tuesday, November 3, 2026
  • Login
Harian Tanah Air
Advertisement
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Sutikno Soroti Dana Hibah DKI Rp60 Miliar untuk Kodam, Kejaksaan, dan Polda

        Sutikno Soroti Dana Hibah DKI Rp60 Miliar untuk Kodam, Kejaksaan, dan Polda

        Gus Kikin Minta Warga Sukoharjo Tak Terprovokasi, PBNU Dorong Dialog Redam Ketegangan

        Gus Kikin Minta Warga Sukoharjo Tak Terprovokasi, PBNU Dorong Dialog Redam Ketegangan

        Mardiono Singkirkan Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari Pucuk PPP, Konflik Lama Kembali Membara

        Mardiono Singkirkan Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari Pucuk PPP, Konflik Lama Kembali Membara

        Perempuan Bangsa DKI Soroti Pajak Pembalut: Kebutuhan Biologis Jangan Jadi Beban Ekonomi

        Perempuan Bangsa DKI Soroti Pajak Pembalut: Kebutuhan Biologis Jangan Jadi Beban Ekonomi

        Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Tercoreng Dugaan Massa Bayaran, Polda Metro Minta Maaf

        Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Tercoreng Dugaan Massa Bayaran, Polda Metro Minta Maaf

        Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Siapkan Langkah Politik di DPR

        Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Siapkan Langkah Politik di DPR

        Hasbiallah Ilyas: Jangan Lupakan Peran Santri, Fondasi Bangsa Ada pada Generasi Muda

        Hasbiallah Ilyas: Jangan Lupakan Peran Santri, Fondasi Bangsa Ada pada Generasi Muda

        Maulid Muslimat NU di Pulo Nangka, Muhamad Lefy Dorong Kepedulian Sosial Tak Berhenti pada Seremoni

        Maulid Muslimat NU di Pulo Nangka, Muhamad Lefy Dorong Kepedulian Sosial Tak Berhenti pada Seremoni

        Heri Kustanto Gelar Bazar Sembako Murah di Kemayoran, Dorong Ketahanan Pangan Warga Jakarta

        Heri Kustanto Gelar Bazar Sembako Murah di Kemayoran, Dorong Ketahanan Pangan Warga Jakarta

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    Gen Z dan Obsesi Menjadi Sukses: Mengapa Anak Muda Takut Dianggap Gagal?

    Gen Z dan Obsesi Menjadi Sukses: Mengapa Anak Muda Takut Dianggap Gagal?

    Hari Santri Bukan Cuma Peringatan, Garda Bangsa Punya Cara Merayakan

    Hari Santri Bukan Cuma Peringatan, Garda Bangsa Punya Cara Merayakan

    Kita Terlalu Sibuk Bertahan Hidup, Kapan Terakhir Kali Menikmati Hidup?

    Kita Terlalu Sibuk Bertahan Hidup, Kapan Terakhir Kali Menikmati Hidup?

    Sekolah Harus Kembali Jadi Rumah yang Aman, Stop Bullying Sebelum Ada Korban Jiwa

    Sekolah Harus Kembali Jadi Rumah yang Aman, Stop Bullying Sebelum Ada Korban Jiwa

    Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

    Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta, Pemerintah Diminta Tegas soal Palestina

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta, Pemerintah Diminta Tegas soal Palestina

    Bisakah Manusia Melawan Usia? Sains dan Islam Menjawab Mitos Anti-Aging

    Bisakah Manusia Melawan Usia? Sains dan Islam Menjawab Mitos Anti-Aging

    Anak Jakarta Makin Suka Nongkrong di Ruang Publik, Bukan Cuma Kafe

    Anak Jakarta Makin Suka Nongkrong di Ruang Publik, Bukan Cuma Kafe

    Ketika Terhubung Tak Lagi Berarti Dekat

    Ketika Terhubung Tak Lagi Berarti Dekat

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    Investasi Data Center Memburu Indonesia, Air Bersih Warga Jangan Jadi Taruhan

    Investasi Data Center Memburu Indonesia, Air Bersih Warga Jangan Jadi Taruhan

    Di Balik Ledakan AI, Ada Krisis Air yang Mengintai

    Di Balik Ledakan AI, Ada Krisis Air yang Mengintai

    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Sutikno Soroti Dana Hibah DKI Rp60 Miliar untuk Kodam, Kejaksaan, dan Polda

        Sutikno Soroti Dana Hibah DKI Rp60 Miliar untuk Kodam, Kejaksaan, dan Polda

        Gus Kikin Minta Warga Sukoharjo Tak Terprovokasi, PBNU Dorong Dialog Redam Ketegangan

        Gus Kikin Minta Warga Sukoharjo Tak Terprovokasi, PBNU Dorong Dialog Redam Ketegangan

        Mardiono Singkirkan Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari Pucuk PPP, Konflik Lama Kembali Membara

        Mardiono Singkirkan Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari Pucuk PPP, Konflik Lama Kembali Membara

        Perempuan Bangsa DKI Soroti Pajak Pembalut: Kebutuhan Biologis Jangan Jadi Beban Ekonomi

        Perempuan Bangsa DKI Soroti Pajak Pembalut: Kebutuhan Biologis Jangan Jadi Beban Ekonomi

        Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Tercoreng Dugaan Massa Bayaran, Polda Metro Minta Maaf

        Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Tercoreng Dugaan Massa Bayaran, Polda Metro Minta Maaf

        Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Siapkan Langkah Politik di DPR

        Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Siapkan Langkah Politik di DPR

        Hasbiallah Ilyas: Jangan Lupakan Peran Santri, Fondasi Bangsa Ada pada Generasi Muda

        Hasbiallah Ilyas: Jangan Lupakan Peran Santri, Fondasi Bangsa Ada pada Generasi Muda

        Maulid Muslimat NU di Pulo Nangka, Muhamad Lefy Dorong Kepedulian Sosial Tak Berhenti pada Seremoni

        Maulid Muslimat NU di Pulo Nangka, Muhamad Lefy Dorong Kepedulian Sosial Tak Berhenti pada Seremoni

        Heri Kustanto Gelar Bazar Sembako Murah di Kemayoran, Dorong Ketahanan Pangan Warga Jakarta

        Heri Kustanto Gelar Bazar Sembako Murah di Kemayoran, Dorong Ketahanan Pangan Warga Jakarta

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    Gen Z dan Obsesi Menjadi Sukses: Mengapa Anak Muda Takut Dianggap Gagal?

    Gen Z dan Obsesi Menjadi Sukses: Mengapa Anak Muda Takut Dianggap Gagal?

    Hari Santri Bukan Cuma Peringatan, Garda Bangsa Punya Cara Merayakan

    Hari Santri Bukan Cuma Peringatan, Garda Bangsa Punya Cara Merayakan

    Kita Terlalu Sibuk Bertahan Hidup, Kapan Terakhir Kali Menikmati Hidup?

    Kita Terlalu Sibuk Bertahan Hidup, Kapan Terakhir Kali Menikmati Hidup?

    Sekolah Harus Kembali Jadi Rumah yang Aman, Stop Bullying Sebelum Ada Korban Jiwa

    Sekolah Harus Kembali Jadi Rumah yang Aman, Stop Bullying Sebelum Ada Korban Jiwa

    Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

    Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta, Pemerintah Diminta Tegas soal Palestina

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta, Pemerintah Diminta Tegas soal Palestina

    Bisakah Manusia Melawan Usia? Sains dan Islam Menjawab Mitos Anti-Aging

    Bisakah Manusia Melawan Usia? Sains dan Islam Menjawab Mitos Anti-Aging

    Anak Jakarta Makin Suka Nongkrong di Ruang Publik, Bukan Cuma Kafe

    Anak Jakarta Makin Suka Nongkrong di Ruang Publik, Bukan Cuma Kafe

    Ketika Terhubung Tak Lagi Berarti Dekat

    Ketika Terhubung Tak Lagi Berarti Dekat

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    Investasi Data Center Memburu Indonesia, Air Bersih Warga Jangan Jadi Taruhan

    Investasi Data Center Memburu Indonesia, Air Bersih Warga Jangan Jadi Taruhan

    Di Balik Ledakan AI, Ada Krisis Air yang Mengintai

    Di Balik Ledakan AI, Ada Krisis Air yang Mengintai

    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Harian Tanah Air
No Result
View All Result
Home Megapolitan

Jakarta Sedang Menahan Napas ketika Pagar-pagar Tinggi Menjadi Simbol Kecemasan Kota

Kemunculan pagar-pagar tinggi di sejumlah titik Jakarta memantik spekulasi dan kecemasan publik. Di balik langkah antisipatif itu, tersimpan pertanyaan yang lebih besar tentang rasa aman, memori kolektif, dan kepercayaan warga terhadap kotanya.

by Achi Hartoyo
August 4, 2026
in Megapolitan, Utama
0
Jakarta Sedang Menahan Napas ketika Pagar-pagar Tinggi Menjadi Simbol Kecemasan Kota

Photo by Pexels

Ketika warga melihat pagar-pagar besi berdiri lebih tinggi dari biasanya, imajinasi kolektif segera bekerja. Ingatan tentang kerusuhan, kemacetan panjang, kaca-kaca yang pecah, hingga pusat kota yang lumpuh perlahan muncul kembali.

HarianTanahAir | Jakarta – Ada yang berbeda di Jakarta pada awal Agustus ini. Bukan kemacetan yang bertambah panjang, bukan pula langit yang semakin kelabu. Yang mencuri perhatian justru pagar-pagar besi setinggi hampir tiga meter yang mendadak berdiri di depan sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran.

Foto-fotonya cepat menyebar di media sosial. Dalam hitungan jam, muncul beragam tafsir. Sebagian mengaitkannya dengan isu rencana aksi massa besar pada Agustus. Sebagian lain melihatnya sebagai langkah antisipasi pasca pengalaman kerusuhan pada tahun-tahun sebelumnya.

Hingga kini, belum ada pemberitahuan resmi mengenai aksi demonstrasi besar yang diterima aparat kepolisian. Meski demikian, Polda Metro Jaya mengaku meningkatkan patroli, memperkuat pemantauan ruang siber, dan membentuk Tim Preventive Strike sebagai langkah mitigasi keamanan. Polisi juga menegaskan kondisi Jakarta masih aman dan terkendali.

Di sisi lain, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebut pemasangan pagar merupakan bagian dari pengamanan kawasan sekaligus pengaturan akses keluar-masuk pengunjung. Langkah tersebut disebut sebagai tindakan preventif menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk jika terjadi demonstrasi di sekitar kawasan komersial.

Namun, yang sesungguhnya menarik bukanlah pagar itu sendiri.

Yang menarik adalah bagaimana pagar mampu mengubah suasana sebuah kota.

Ketika Rasa Aman tidak Lagi Cukup Dijelaskan oleh Statistik

Kota besar selalu hidup bersama risiko. Kemacetan, banjir, kriminalitas, hingga demonstrasi adalah bagian dari denyut kehidupan metropolitan.

Tetapi rasa aman tidak hanya dibangun oleh angka kriminalitas yang rendah atau pernyataan resmi aparat. Ia juga dibentuk oleh persepsi masyarakat.

Ketika warga melihat pagar-pagar besi berdiri lebih tinggi dari biasanya, imajinasi kolektif segera bekerja. Ingatan tentang kerusuhan, kemacetan panjang, kaca-kaca yang pecah, hingga pusat kota yang lumpuh perlahan muncul kembali.

Fenomena ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal kondisi objektif, melainkan juga soal psikologi publik.

Jakarta pernah mengalami berbagai episode demonstrasi besar dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian berlangsung damai, sebagian lain berujung bentrokan dan menyebabkan kerusakan fasilitas umum. Pengalaman itulah yang membentuk memori kolektif masyarakat sehingga setiap tanda kecil sering kali dibaca sebagai sinyal akan datangnya sesuatu yang lebih besar.

Dalam ilmu sosial, situasi seperti ini dikenal sebagai collective memory—ingatan bersama yang memengaruhi cara masyarakat membaca peristiwa baru. Ketika pengalaman masa lalu belum sepenuhnya selesai diproses, simbol-simbol sederhana dapat memunculkan kecemasan yang meluas.

Jakarta Membutuhkan Kepercayaan, Bukan Sekadar Pagar

Tentu tidak ada yang salah ketika pengelola gedung meningkatkan sistem keamanan. Melindungi aset dan pengunjung merupakan tanggung jawab yang wajar.

Namun kota yang sehat tidak dapat terus-menerus bergantung pada pagar yang semakin tinggi.

Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kepastian hukum, ruang dialog yang hidup, serta keyakinan bahwa setiap perbedaan dapat diselesaikan tanpa kekerasan.

Di sinilah tantangan Jakarta sebagai kota global.

Ibu kota bukan hanya pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga ruang tempat jutaan orang dari berbagai latar belakang bertemu setiap hari. Kota seperti ini membutuhkan rasa aman yang lahir dari kepercayaan sosial, bukan semata-mata dari besi, beton, atau barikade.

Karena pada akhirnya, pagar yang tinggi memang mampu melindungi sebuah bangunan. Tetapi ia tidak pernah benar-benar mampu menghilangkan kecemasan yang tumbuh di benak masyarakat.

Dan mungkin, itulah pesan paling penting dari fenomena pagar-pagar tinggi yang kini memenuhi sudut-sudut Jakarta: yang sedang diuji bukan hanya sistem keamanan kota, melainkan juga tingkat kepercayaan warganya terhadap masa depan ibu kota.

*Achi Hartoyo
Achi Hartoyo

Achi Hartoyo

Next Post
Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

Krisis Iklim Bikin Hidup Makin Mahal, Greenpeace Tagih Kerja Nyata Pemerintah

2 weeks ago
Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, Tugasnya Bukan Sekadar Menjaga Tradisi

Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, Tugasnya Bukan Sekadar Menjaga Tradisi

2 months ago

Popular News

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Connect with us

Newsletter

Dapatkan berita terbaru, Informasi terkini dan kabar menarik langsung di email Anda. Berlangganan Newslatter kami agar tidak ketinggalan update penting tiap hari.

Category

  • Kilas Bisnis
  • Kilas Global
  • Lifestyle
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Ruang Budaya
  • SainTek
  • Syaria News
  • Utama

About Us

HarianTanahAir.com adalah situs berita dan informasi yang menghadirkan kabar terbaru, aktual, dan relevan untuk pembaca.

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami
  • Newsletter

©HarianTanahAir.Com_2026

No Result
View All Result
  • HarianTanahAir.Com
  • Utama
  • Kilas Global
  • Megapolitan
  • Syaria News
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
  • SainTek

©HarianTanahAir.Com_2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In