JAKARTA — Masa depan pelajar bisa berubah akibat satu keputusan yang keliru, mulai dari mencoba narkoba hingga terlibat tawuran. Karena itu, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbiallah Ilyas, mengajak pelajar berani menolak pergaulan negatif.
Pesan tersebut disampaikan Hasbiallah saat menerima audiensi siswa SMA Negeri 53 Jakarta di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Ia juga mendorong para siswa membangun karakter, menjaga kedisiplinan, dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan.
“Kami menyambut baik kedatangan Bapak dan Ibu Guru serta siswa-siswa SMA Negeri 53 Jakarta di Gedung DPR RI. Kedatangan Bapak dan Ibu guru serta para siswa dan siswi ini kami harapkan menambah wawasan. Kami juga ingin menghimbau agar para siswa dan siswi harus bisa menjaga diri dan memilih pergaulan yang baik. Jangan sampai terjerumus narkoba atau ikut tawuran hanya karena ajakan teman. Jangan ikut-ikutan melakukan sesuatu yang kalian tahu salah. Kalian masih memiliki masa depan yang panjang, jangan sampai cita-cita rusak karena keputusan yang keliru,” ujar Hasbiallah.
Hasbiallah Ilyas Ajak Pelajar Berani Menolak Ajakan Negatif
Hasbiallah menilai narkoba dan tawuran menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Keduanya dapat mengganggu pendidikan, merusak kesehatan, dan menghambat pencapaian cita-cita.
Selain itu, tawuran berpotensi menimbulkan korban luka hingga kehilangan nyawa. Pelakunya juga dapat menghadapi konsekuensi hukum yang memengaruhi masa depan mereka.
Menurut Hasbiallah, keberanian pelajar justru terlihat ketika mereka mampu menolak ajakan yang salah. Ia mengingatkan bahwa kesetiakawanan tidak berarti mengikuti semua keinginan teman.
“Kalau ada teman yang mengajak melakukan hal negatif, kalian harus berani menolak. Jangan merasa harus mengikuti semua ajakan supaya dianggap kompak atau setia kawan. Teman yang baik adalah teman yang mengajak kita menjadi lebih baik, bukan yang menjerumuskan kita ke dalam masalah,” tegasnya.
Hasbiallah Ilyas Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi penegakan hukum, Hasbiallah mengingatkan pentingnya menaati aturan. Ia meminta pelajar menghormati hak orang lain dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 53 Jakarta, Herawati Sihombing, mengapresiasi kesempatan belajar langsung di Gedung DPR RI. Ia berharap kunjungan tersebut memperluas wawasan siswa tentang lembaga legislatif dan penegakan hukum.
“Kami berterima kasih kepada Fraksi PKB DPR RI yang telah menerima kunjungan kami. Kami menilai pengenalan terhadap Komisi III DPR RI penting untuk memberikan gambaran kepada siswa mengenai persoalan hukum dan penegakan hukum di Indonesia. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelajar untuk menaati aturan dan bertanggung jawab sebagai warga negara,” ucapnya.
Menyiapkan Generasi Muda yang Berkarakter
Hasbiallah berharap para siswa memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan kemampuan dan membangun kebiasaan positif. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga karakter, disiplin, dan tanggung jawab.
Ia juga mendorong siswa berani mengejar cita-cita tinggi, termasuk menjadi pemimpin di lembaga eksekutif maupun legislatif. Namun, mereka perlu mengimbanginya dengan kerja keras, kemauan belajar, dan konsistensi dalam berusaha.
Melalui audiensi tersebut, Hasbiallah berharap pelajar semakin memahami pentingnya menjaga diri dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan masa depan tanpa terjerumus dalam narkoba, tawuran, maupun tindakan yang melanggar hukum.




























