HarianTanahAir.com | Jakarta – Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan pelari pada Minggu (26/7) pagi. Sekitar 7.500 peserta memenuhi garis start dalam gelaran PKB Run Festival 2026, ajang olahraga yang digelar bertepatan dengan rangkaian Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak hanya melepas peserta, tetapi juga ikut berlari bersama masyarakat.
Tepat sekitar pukul 06.00 WIB, Cak Imin mengibarkan bendera start didampingi jajaran elite PKB, antara lain Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid dan Faisol Reza, Sekretaris Jenderal Hasanuddin Wahid, Ketua DPP Abdul Halim Iskandar dan Daniel Johan, serta Bendahara Umum Bambang Susanto. Seusai flag off, ribuan peserta langsung memenuhi lintasan lari yang mengelilingi kawasan GBK.
Berbeda dari agenda politik yang identik dengan panggung pidato, pagi itu suasana lebih menyerupai festival publik. Peserta datang dari berbagai kalangan, mengenakan jersey olahraga hingga kostum-kostum kreatif. Ada yang memakai pakaian adat, cosplay Shaun the Sheep, bahkan seragam sekolah, menjadikan acara bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang ekspresi.
Politik Menyapa Lewat Gaya Hidup
Sebelum turun ke lintasan, Cak Imin beberapa kali menyapa peserta dari atas podium. Sejumlah pelari menghampiri untuk bersalaman dan mengabadikan swafoto. Momen itu berlangsung spontan, tanpa sekat yang lazim ditemui dalam kegiatan politik formal.
Tak lama berselang, Cak Imin meninggalkan podium dan bergabung di tengah rombongan pelari. Dengan mengenakan topi olahraga, ia berlari bersama ribuan peserta yang bergerak menyusuri rute di kawasan Senayan.
Kehadiran langsung ketua umum partai di lintasan lari menjadi simbol pendekatan yang ingin dibangun PKB: politik yang hadir melalui aktivitas keseharian masyarakat. Olahraga dipilih sebagai medium yang relatif netral untuk mempertemukan publik dengan tokoh politik dalam suasana yang lebih cair.
Dari Arena Lari Menuju Ruang Kebersamaan
PKB Run Festival mengusung konsep fun run dengan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Selain medali finisher dan jersey, penyelenggara juga menyediakan berbagai hadiah undian sebagai bagian dari festival. Acara ini terbuka untuk umum dan dirancang untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperluas ruang interaksi sosial.
Di tengah meningkatnya tren olahraga lari di kota-kota besar, penyelenggaraan event semacam ini juga menunjukkan bagaimana ruang publik seperti GBK semakin menjadi titik temu antara komunitas, hiburan, dan aktivitas sosial.
Bagi PKB, ajang ini bukan sekadar perayaan ulang tahun partai. Ribuan peserta yang memenuhi kawasan GBK memperlihatkan upaya membangun kedekatan melalui kegiatan yang lebih inklusif. Ketika garis start dibuka dan ribuan langkah bergerak serempak, pesan yang ingin ditampilkan bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan di ruang publik.



























