• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Newsletter
Monday, August 3, 2026
  • Login
Harian Tanah Air
Advertisement
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Harian Tanah Air
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Pesantren Masih Menunggu Keadilan Anggaran Pendidikan

by Mas Achi
August 3, 2026
in Opini, Utama
0
Ketika Pesantren Masih Menunggu Keadilan Anggaran Pendidikan

Photo by Pexels

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HarianTanahAir.com | Jakarta – Di banyak pelosok Indonesia, pagi di pesantren selalu dimulai dengan bunyi kentongan, lantunan ayat suci, dan langkah-langkah santri menuju ruang belajar yang sederhana. Di balik rutinitas itu, ada kenyataan yang jarang menjadi perbincangan publik: ribuan pesantren masih menjalankan pendidikan dengan keterbatasan sarana, sementara mereka mendidik jutaan santri yang kelak menjadi guru, dai, pengusaha, hingga pemimpin masyarakat.

Ironisnya, ketika negara setiap tahun mengalokasikan sedikitnya 20 persen APBN untuk pendidikan sebagaimana amanat konstitusi, pesantren masih merasa menjadi penonton di rumahnya sendiri.

Perdebatan mengenai keadilan distribusi anggaran pendidikan kembali menguat dalam forum Ijtima Ulama PKB beberapa waktu lalu. Para ulama menilai porsi anggaran pendidikan masih lebih banyak mengalir kepada pendidikan umum, sedangkan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren di bawah Kementerian Agama, memperoleh ruang fiskal yang jauh lebih terbatas.

Persoalan ini sesungguhnya bukan sekadar soal nominal. Yang dipertanyakan adalah bagaimana negara memaknai pendidikan itu sendiri.

Jika pendidikan dipahami sebagai investasi sumber daya manusia, maka pesantren seharusnya tidak dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan bagian penting dari ekosistem pendidikan nasional.

Padahal pemerintah telah menetapkan anggaran pendidikan 2026 mencapai lebih dari Rp757 triliun atau sekitar 20 persen APBN. Tantangannya bukan hanya besarnya anggaran, tetapi bagaimana distribusinya mampu menjangkau seluruh ekosistem pendidikan secara lebih berkeadilan.

Pesantren Tak Hanya Mengajarkan Agama

Dalam sejarah Indonesia, pesantren bukan sekadar tempat belajar kitab kuning.

Lembaga ini telah menjadi ruang pembentukan karakter, pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga benteng moderasi beragama. Jutaan santri belajar hidup mandiri sejak usia muda, mengelola koperasi, bertani, berwirausaha, sekaligus memahami nilai toleransi dan kebangsaan.

Di tengah tantangan zaman (mulai dari kecerdasan buatan, ekonomi digital, hingga perubahan iklim) banyak pesantren juga mulai bertransformasi. Mereka membangun laboratorium komputer, mengembangkan UMKM santri, bahkan membuka program kewirausahaan.

Namun transformasi itu tentu membutuhkan dukungan yang tidak sedikit.

Masih banyak pesantren yang menghadapi persoalan klasik: ruang belajar yang terbatas, asrama yang memerlukan renovasi, akses internet yang belum memadai, hingga kesejahteraan tenaga pendidik yang jauh dari ideal.

Karena itu, ketika para kiai berbicara mengenai keadilan anggaran, yang mereka suarakan bukan sekadar kepentingan institusi. Yang diperjuangkan adalah kesempatan agar jutaan santri memperoleh kualitas pendidikan yang setara.

Pandangan serupa juga muncul dalam berbagai diskursus hukum mengenai anggaran pendidikan, yang menekankan pentingnya pemanfaatan dana pendidikan sesuai amanat konstitusi untuk mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren.

Saatnya Pesantren Dipandang sebagai Investasi Bangsa

Membicarakan anggaran pesantren tidak seharusnya berhenti pada dikotomi antara sekolah umum dan pendidikan agama.

Yang dibutuhkan justru adalah keberanian menyusun kebijakan pendidikan yang lebih inklusif, di mana seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang, tanpa memandang jenis lembaga pendidikannya.

Dalam konteks itulah, usulan yang disampaikan dalam Ijtima Ulama PKB layak menjadi bahan diskusi publik. Forum tersebut mendorong agar distribusi anggaran pendidikan lebih proporsional serta memberi perhatian lebih besar kepada pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.

Tentu keputusan akhir berada di tangan pemerintah dan DPR melalui proses penyusunan APBN. Namun semakin banyak gagasan yang memperjuangkan pemerataan akses pendidikan, semakin besar pula peluang lahirnya kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesantren telah membuktikan kontribusinya selama hampir satu abad dalam membentuk karakter bangsa. Kini, tantangannya bukan lagi apakah pesantren penting bagi Indonesia, melainkan apakah negara siap memberikan ruang yang lebih setara bagi lembaga yang telah lama menjadi salah satu pilar pendidikan nasional.

Pada akhirnya, keadilan anggaran bukan hanya soal membagi angka di atas kertas. Ia adalah tentang memastikan setiap anak Indonesia (baik yang belajar di sekolah umum maupun di pesantren) mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mengabdi bagi negeri.

Mas Achi

Mas Achi

Next Post
Hidup di antara Ketetapan dan Kemungkinan

Hidup di antara Ketetapan dan Kemungkinan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

ubi jalar

Ubi Jalar, Superfood Murah yang Kian Digandrungi Masyarakat Modern

8 months ago
Dari Reformasi hingga Hari Ini, Jejak Awal PKB dan Perjalanannya di Jakarta

Dari Reformasi hingga Hari Ini, Jejak Awal PKB dan Perjalanannya di Jakarta

2 weeks ago

Popular News

    Connect with us

    Newsletter

    Dapatkan berita terbaru, Informasi terkini dan kabar menarik langsung di email Anda. Berlangganan Newslatter kami agar tidak ketinggalan update penting tiap hari.

    Category

    • Kilas Bisnis
    • Kilas Global
    • Lifestyle
    • Megapolitan
    • Nusantara
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Ruang Budaya
    • SainTek
    • Syaria News
    • Utama

    About Us

    HarianTanahAir.com adalah situs berita dan informasi yang menghadirkan kabar terbaru, aktual, dan relevan untuk pembaca.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact
    • Newsletter

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    No Result
    View All Result
    • HarianTanahAir.Com
    • Utama
    • Kilas Global
    • Megapolitan
    • Syaria News
    • Olahraga
    • Politik
    • Lifestyle
    • SainTek

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In