• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Newsletter
Thursday, July 30, 2026
  • Login
Harian Tanah Air
Advertisement
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini, Konsolidasi 28 Tahun Berujung di JCC

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

        Pramono Bertaruh Lewat Obligasi Daerah, PKB: Jakarta Tak Bisa Bergantung pada APBD Selamanya

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Harian Tanah Air
No Result
View All Result
Home Megapolitan

Tarif Transjabodetabek Dipertimbangkan Naik, Dilema Jakarta Mengejar Penumpang dan Menutup Biaya Operasi

by Mas Achi
July 20, 2026
in Megapolitan, Utama
0
Tarif Transjabodetabek Dipertimbangkan Naik, Dilema Jakarta Mengejar Penumpang dan Menutup Biaya Operasi

Photo by Pexels

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HarianTanahAir | Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi persimpangan baru dalam kebijakan transportasi publik. Setelah agresif memperluas jaringan Transjabodetabek hingga menghubungkan Jakarta dengan Bogor, Bekasi, Tangerang, Cikarang, dan Bandara Soekarno-Hatta, kini muncul pertanyaan yang lebih pelik: berapa harga yang layak dibayar penumpang?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui pemerintah telah menerima usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) untuk menyesuaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek. Salah satu usulan yang paling menyita perhatian adalah kenaikan tarif layanan Transjabodetabek menjadi Rp10.000 serta tarif reguler Transjakarta menjadi Rp5.000. Selain itu, DTKJ juga mengusulkan skema langganan bulanan sebesar Rp200 ribu agar perjalanan masyarakat menjadi lebih efisien. Keputusan tersebut masih dikaji bersama DPRD DKI Jakarta.

Bagi Jakarta, pembahasan tarif bukan sekadar soal angka. Ia menyentuh inti kebijakan transportasi perkotaan: apakah angkutan umum diposisikan sebagai layanan publik yang terus disubsidi, atau mulai bergerak menuju sistem yang lebih mandiri secara finansial.

Selama dua tahun terakhir, Transjabodetabek berkembang pesat. Rute-rute baru dibuka menuju kawasan penyangga seperti Alam Sutera, Bogor, Bekasi, Cikarang hingga Bandara Soekarno-Hatta. Ekspansi itu merupakan bagian dari strategi mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi sekaligus mengurai kemacetan metropolitan yang semakin kompleks.

Namun, setiap kilometer layanan baru membawa konsekuensi biaya operasional yang tidak kecil. Koridor antarkota memiliki jarak lebih panjang, waktu tempuh lebih lama, konsumsi bahan bakar lebih tinggi, serta kebutuhan armada dan pengemudi yang lebih besar dibanding layanan dalam kota.

Di sisi lain, tarif Transjabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta selama masa promosi masih dipatok Rp3.500. Angka itu jauh lebih murah dibanding moda transportasi lain menuju bandara. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan subsidi apabila jumlah rute terus bertambah.

Pramono mengatakan keputusan mengenai tarif tidak bisa lagi berlarut-larut. Menurut dia, pemerintah sebelumnya menjanjikan evaluasi dalam waktu tiga bulan sejak layanan bandara diluncurkan. Kini pembahasan dipercepat bersama DPRD agar masyarakat memperoleh kepastian.

Meski demikian, kenaikan tarif menyimpan risiko politik sekaligus sosial.

Pengalaman berbagai kota besar menunjukkan bahwa sensitivitas tarif angkutan umum sangat tinggi. Kenaikan beberapa ribu rupiah memang terlihat kecil bagi sebagian pengguna, tetapi bagi pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan pulang-pergi, tambahan biaya dapat mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah setiap bulan.

Persoalan lain adalah tujuan utama pengembangan Transjabodetabek sendiri.

Jakarta selama ini berusaha menggeser masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi massal. Bila tarif dianggap terlalu tinggi, sebagian penumpang berpotensi kembali menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, terutama bagi pengguna yang sebelumnya berpindah karena faktor biaya.

Karena itu, sejumlah anggota DPRD mengingatkan agar penyesuaian tarif tidak justru menghambat misi besar mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan. Pembahasan tarif, menurut mereka, harus mempertimbangkan daya beli masyarakat sekaligus efektivitas kebijakan transportasi jangka panjang.

DTKJ berargumen bahwa usulan tarif tunggal justru dapat menciptakan sistem yang lebih sederhana. Dalam skema integrasi antarkoridor, sebagian perjalanan yang sebelumnya membutuhkan dua kali pembayaran bahkan dinilai bisa menjadi lebih murah dibanding sistem lama. Selain itu, tarif langganan bulanan dinilai dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum secara rutin.

Bagi Jakarta, perdebatan mengenai tarif sejatinya merupakan refleksi dari tantangan kota metropolitan modern. Transportasi publik bukan hanya soal mengangkut penumpang dari satu titik ke titik lain, melainkan instrumen untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, memperluas akses ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Karena itu, keputusan yang akan diambil Pemprov DKI bersama DPRD tidak semata menentukan besaran ongkos perjalanan. Keputusan tersebut akan menjadi penanda arah kebijakan Jakarta: apakah tetap mempertahankan subsidi besar demi mempercepat perpindahan warga ke transportasi umum, atau mulai menggeser beban pembiayaan kepada pengguna demi menjaga keberlanjutan layanan.

Pilihan itu tidak mudah. Terlalu murah membebani anggaran daerah, tetapi terlalu mahal berisiko membuat kursi-kursi bus kembali kosong. Di tengah ambisi menjadikan Jakarta sebagai kota global dengan transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas, keseimbangan antara keterjangkauan dan keberlanjutan menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.

*Achi Hartoyo
Mas Achi

Mas Achi

Next Post
Di Balik Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014, Ikhtiar Membentengi Moral Bangsa di Tengah Perdebatan LGBT

Di Balik Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014, Ikhtiar Membentengi Moral Bangsa di Tengah Perdebatan LGBT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Gus Yahya Apresiasi Gerakan Kiai Imam Jazuli Menyiapkan Pesantren Menghadapi Disrupsi

Gus Yahya Apresiasi Gerakan Kiai Imam Jazuli Menyiapkan Pesantren Menghadapi Disrupsi

1 month ago
PKB Desak Pengawasan Ketat Home Industry Narkoba, Minta Pelaku Dihukum Maksimal

PKB Desak Pengawasan Ketat Home Industry Narkoba, Minta Pelaku Dihukum Maksimal

2 weeks ago

Popular News

    Connect with us

    Newsletter

    Dapatkan berita terbaru, Informasi terkini dan kabar menarik langsung di email Anda. Berlangganan Newslatter kami agar tidak ketinggalan update penting tiap hari.

    Category

    • Kilas Bisnis
    • Kilas Global
    • Lifestyle
    • Megapolitan
    • Nusantara
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Ruang Budaya
    • SainTek
    • Syaria News
    • Utama

    About Us

    HarianTanahAir.com adalah situs berita dan informasi yang menghadirkan kabar terbaru, aktual, dan relevan untuk pembaca.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact
    • Newsletter

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    No Result
    View All Result
    • HarianTanahAir.Com
    • Utama
    • Kilas Global
    • Megapolitan
    • Syaria News
    • Olahraga
    • Politik
    • Lifestyle
    • SainTek

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In