• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
  • Newsletter
Wednesday, August 5, 2026
  • Login
Harian Tanah Air
Advertisement
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        APBD Perubahan 2026: Jangan Sampai Anggaran Hanya Habis di Atas Kertas

        APBD Perubahan 2026: Jangan Sampai Anggaran Hanya Habis di Atas Kertas

        Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

        Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        APBD Perubahan 2026: Jangan Sampai Anggaran Hanya Habis di Atas Kertas

        APBD Perubahan 2026: Jangan Sampai Anggaran Hanya Habis di Atas Kertas

        Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

        Di Tengah Krisis Kepercayaan Publik, Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat semakin Dibutuhkan

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Ida Fauziyah: Jakarta Tak Lagi Kekurangan Jalan, Kini Krisis SDM Jadi Tantangan Lima Abad

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Cak Imin Dorong Reformasi 108 Undang-Undang untuk Wujudkan Prabowonomics Berbasis Ekonomi Konstitusi

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbiallah Desak Usut Tuntas Kasus Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Hasbi Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Sutrimo, Minta Otopsi dan Forensik Jadi Kunci

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Cak Imin Tawarkan Jalan Ekonomi Baru PKB, Soroti Pengusaha NU yang Dua Dekade Tak Berkembang

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

        Prabowo di Harlah ke-28 PKB: “Prabowonomics” Bukan Gagasan Baru

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    QRIS Menembus Batas Negara, tapi Sudahkah UMKM Indonesia Benar-benar Siap?

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    PKB Run Padati GBK, Cak Imin Turun ke Jalur Lari Bersama 7.500 Peserta

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Jakarta Dalam Angka: Berapa Banyak Waktu Hidup Kita Habis di Jalan?

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Pelan di Tengah Jakarta yang Berlari

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Menanam Harapan di Taman Cempaka, ketika Politik Memilih Berteduh di Bawah Pohon

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Gaya Hidup Sederhana Kembali Dilirik, Bukan Lagi Soal Estetika tapi Cara Bertahan

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Jakarta 500 Tahun: Air Bersih Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Terbesar

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Anak Cerdas Tak Selalu Juara Kelas

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Jakarta Fair Ramai, UMKM Jangan Ramai Hanya Sebulan

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Saat Lapangan Kerja Formal Sulit Ditembus, Bisakah Padat Karya Jadi Solusi?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Harian Tanah Air
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk, Krisis Ruang Hijau dan Ledakan Kendaraan Jadi Sorotan

by adminharian
June 18, 2026
in Lifestyle, Megapolitan, Utama
0
Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk, Krisis Ruang Hijau dan Ledakan Kendaraan Jadi Sorotan

Photo by Pexels

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HARIANTANAHAIR | Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta kembali menjadi perhatian publik setelah ibu kota tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia berdasarkan data pemantau udara IQAir pada Rabu, 17 Juni 2026. Indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai 175 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 88,5 mikrogram per meter kubik, atau masuk kategori tidak sehat bagi masyarakat. Kondisi ini menambah daftar panjang persoalan pencemaran udara yang selama beberapa tahun terakhir terus menghantui kehidupan warga Jakarta.

Buruknya kualitas udara tersebut dinilai bukan semata-mata dipengaruhi faktor cuaca dan musim kemarau, melainkan juga berkaitan dengan persoalan struktural yang belum terselesaikan. Mulai dari minimnya ruang terbuka hijau (RTH), tingginya jumlah kendaraan bermotor, hingga lambatnya transisi menuju moda transportasi rendah emisi.

Data IQAir menunjukkan Jakarta berulang kali masuk daftar kota dengan kualitas udara terburuk dunia sepanjang 2026. Pada Mei lalu, Jakarta sempat berada di peringkat ketiga dan keenam kota paling tercemar di dunia. Situasi ini menunjukkan bahwa persoalan polusi udara bukan lagi insiden musiman, melainkan masalah kronis yang memerlukan langkah penanganan lebih serius dan berkelanjutan.

Ruang Terbuka Hijau Masih Jauh dari Target

Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi terhadap buruknya kualitas udara Jakarta adalah keterbatasan ruang terbuka hijau. Hingga kini, luas RTH Jakarta masih berada di bawah amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengharuskan kawasan perkotaan memiliki minimal 30 persen ruang terbuka hijau, terdiri atas 20 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat.

Kondisi tersebut membuat kemampuan kota dalam menyerap emisi karbon dan polutan udara menjadi terbatas. Di tengah kebutuhan memperbanyak vegetasi perkotaan, berbagai kegiatan pembangunan masih diikuti dengan penebangan pohon dalam jumlah signifikan. Program penanaman pohon yang dilakukan pemerintah dan berbagai komunitas dinilai belum mampu mengimbangi laju kehilangan tutupan hijau akibat pembangunan infrastruktur maupun ekspansi kawasan permukiman.

Padahal, keberadaan pohon dan kawasan hijau memiliki fungsi penting sebagai penyerap karbon dioksida, penghasil oksigen, sekaligus penyaring partikel debu dan polutan di udara. Ketika jumlah pohon berkurang sementara sumber emisi terus bertambah, maka kualitas udara menjadi semakin rentan memburuk.

Para pemerhati lingkungan menilai upaya penghijauan perlu dilakukan secara lebih masif dan terukur. Tidak hanya melalui kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi juga memastikan tingkat keberhasilan tumbuh, perlindungan pohon eksisting, serta pengendalian alih fungsi lahan hijau di wilayah perkotaan.

Kendaraan Bermotor Terus Bertambah, Transisi Kendaraan Listrik Masih Lambat

Selain persoalan ruang hijau, sektor transportasi masih menjadi salah satu penyumbang utama emisi di Jakarta. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat setiap tahun menghasilkan volume gas buang yang besar, terutama dari kendaraan berbahan bakar fosil.

Meski pemerintah terus mendorong penggunaan transportasi publik dan memperluas jaringan layanan angkutan massal, ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih relatif tinggi. Kemacetan yang terjadi hampir setiap hari turut memperparah kondisi karena kendaraan menghabiskan lebih banyak waktu dalam kondisi berhenti atau berjalan lambat, sehingga emisi yang dihasilkan semakin besar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah strategi pengendalian pencemaran udara, termasuk penguatan uji emisi kendaraan, evaluasi Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU), serta pengembangan armada bus listrik. Namun berbagai upaya tersebut dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan dalam waktu cepat karena pertumbuhan kendaraan konvensional masih lebih tinggi dibanding laju substitusi kendaraan ramah lingkungan.

Transisi menuju kendaraan listrik juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari harga kendaraan yang relatif tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, hingga belum meratanya insentif bagi masyarakat. Akibatnya, kontribusi kendaraan listrik terhadap penurunan emisi masih belum optimal.

Melihat kondisi tersebut, berbagai kalangan menilai penanganan polusi udara Jakarta harus dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya melalui peningkatan transportasi publik dan elektrifikasi kendaraan, tetapi juga percepatan penambahan ruang terbuka hijau, pengawasan ketat terhadap kegiatan penebangan pohon, serta pengendalian pertumbuhan kendaraan bermotor.

Tanpa langkah yang terintegrasi, Jakarta berisiko terus berada dalam lingkaran kualitas udara buruk yang berdampak pada kesehatan jutaan warga, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan beban ekonomi akibat penyakit yang berkaitan dengan pencemaran udara. Sementara itu, masyarakat kembali diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

*Achi Hartoyo
adminharian

adminharian

Next Post
PKB Jakarta Matangkan Susunan Pengurus DPC, Ida Fauziyah Tekankan Penguatan Struktur Partai

PKB Jakarta Matangkan Susunan Pengurus DPC, Ida Fauziyah Tekankan Penguatan Struktur Partai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

MUI

Menag Tegaskan Sinergi Ulama–Umara sebagai Fondasi Kebijakan Publik di Mukernas MUI 2026

8 months ago
Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

Menuju 500 Tahun Jakarta, Ida Fauziyah: Kota Ini Tak Bisa Dibangun Sendiri

6 days ago

Popular News

    Connect with us

    Newsletter

    Dapatkan berita terbaru, Informasi terkini dan kabar menarik langsung di email Anda. Berlangganan Newslatter kami agar tidak ketinggalan update penting tiap hari.

    Category

    • Kilas Bisnis
    • Kilas Global
    • Lifestyle
    • Megapolitan
    • Nusantara
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Ruang Budaya
    • SainTek
    • Syaria News
    • Utama

    About Us

    HarianTanahAir.com adalah situs berita dan informasi yang menghadirkan kabar terbaru, aktual, dan relevan untuk pembaca.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact
    • Newsletter

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    No Result
    View All Result
    • HarianTanahAir.Com
    • Utama
    • Kilas Global
    • Megapolitan
    • Syaria News
    • Olahraga
    • Politik
    • Lifestyle
    • SainTek

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In