• About
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami
  • Newsletter
Monday, September 28, 2026
  • Login
Harian Tanah Air
Advertisement
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Desil Naik, Bansos Terhenti: Ketika Angka di Data Tak Lagi Sama dengan Dapur Warga

        Desil Naik, Bansos Terhenti: Ketika Angka di Data Tak Lagi Sama dengan Dapur Warga

        PKB Jakarta Soroti Lurah Tolak Perbaikan Desil: Jangan Jadikan Data Warga sebagai Alat Hambat Kesejahteraan

        PKB Jakarta Soroti Lurah Tolak Perbaikan Desil: Jangan Jadikan Data Warga sebagai Alat Hambat Kesejahteraan

        PAC PKB Pesanggrahan Turun Tangan, Korban Kebakaran Kebayoran Lama Dapat Bantuan

        PAC PKB Pesanggrahan Turun Tangan, Korban Kebakaran Kebayoran Lama Dapat Bantuan

        Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

        Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

        Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

        Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

        Puluhan Delegasi Tinggalkan Ruang Sidang saat Netanyahu Berpidato di PBB

        Puluhan Delegasi Tinggalkan Ruang Sidang saat Netanyahu Berpidato di PBB

        28,3 Kg Sabu Digagalkan, Hasbiallah Ilyas Minta Jejak Bandar Dibongkar

        28,3 Kg Sabu Digagalkan, Hasbiallah Ilyas Minta Jejak Bandar Dibongkar

        Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB H. Sutikno Tinjau Korban Kebakaran Kebayoran Lama

        Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB H. Sutikno Tinjau Korban Kebakaran Kebayoran Lama

        40 Bidang Tanah Warga Pondok Pinang Diklaim BNI, Pansus PTSL Minta Statusnya Dibuka Terang

        40 Bidang Tanah Warga Pondok Pinang Diklaim BNI, Pansus PTSL Minta Statusnya Dibuka Terang

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

    Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

    Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

    Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

    Depresi Bukan Berarti Iman Lemah, Lalu Karena Apa?

    Depresi Bukan Berarti Iman Lemah, Lalu Karena Apa?

    Kalau HP Mati Saat Bencana, Keluarga Harus Bertemu di Mana?

    Kalau HP Mati Saat Bencana, Keluarga Harus Bertemu di Mana?

    Jakarta Tiba-tiba Darurat, Apa yang Harus Ada di Emergency Bag?

    Jakarta Tiba-tiba Darurat, Apa yang Harus Ada di Emergency Bag?

    Desil Warga Mendadak Naik, Data Pemerintah yang Bermasalah atau Rakyat yang Mendadak Sejahtera?

    Desil Warga Mendadak Naik, Data Pemerintah yang Bermasalah atau Rakyat yang Mendadak Sejahtera?

    Anak Muda Melek Digital, Tapi Mengapa Masih Mudah Terjerat Pinjol dan Judi Online?

    Anak Muda Melek Digital, Tapi Mengapa Masih Mudah Terjerat Pinjol dan Judi Online?

    Sampah Tak Sekadar Dibuang, Fraksi PKB Dorong Warga Nikmati Nilai Ekonominya

    Sampah Tak Sekadar Dibuang, Fraksi PKB Dorong Warga Nikmati Nilai Ekonominya

    Kalau Tak Punya Uang, Anak Muda Jakarta Mau ke Mana?

    Kalau Tak Punya Uang, Anak Muda Jakarta Mau ke Mana?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Utama
  • Nusantara
    • Nusantara
      • Politik
        Desil Naik, Bansos Terhenti: Ketika Angka di Data Tak Lagi Sama dengan Dapur Warga

        Desil Naik, Bansos Terhenti: Ketika Angka di Data Tak Lagi Sama dengan Dapur Warga

        PKB Jakarta Soroti Lurah Tolak Perbaikan Desil: Jangan Jadikan Data Warga sebagai Alat Hambat Kesejahteraan

        PKB Jakarta Soroti Lurah Tolak Perbaikan Desil: Jangan Jadikan Data Warga sebagai Alat Hambat Kesejahteraan

        PAC PKB Pesanggrahan Turun Tangan, Korban Kebakaran Kebayoran Lama Dapat Bantuan

        PAC PKB Pesanggrahan Turun Tangan, Korban Kebakaran Kebayoran Lama Dapat Bantuan

        Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

        Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

        Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

        Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

        Puluhan Delegasi Tinggalkan Ruang Sidang saat Netanyahu Berpidato di PBB

        Puluhan Delegasi Tinggalkan Ruang Sidang saat Netanyahu Berpidato di PBB

        28,3 Kg Sabu Digagalkan, Hasbiallah Ilyas Minta Jejak Bandar Dibongkar

        28,3 Kg Sabu Digagalkan, Hasbiallah Ilyas Minta Jejak Bandar Dibongkar

        Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB H. Sutikno Tinjau Korban Kebakaran Kebayoran Lama

        Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB H. Sutikno Tinjau Korban Kebakaran Kebayoran Lama

        40 Bidang Tanah Warga Pondok Pinang Diklaim BNI, Pansus PTSL Minta Statusnya Dibuka Terang

        40 Bidang Tanah Warga Pondok Pinang Diklaim BNI, Pansus PTSL Minta Statusnya Dibuka Terang

      • Hukum
      • Pendidikan
      • Pokok dan Tokoh
      • Citizen Journalism
  • Megapolitan
  • Kilas Global
  • Lifestyle
    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Seni Melepas: Ketika Berdamai dengan yang Tak Lagi Tinggal

    Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

    Guruh Soekarnoputra: Dari Istana, Panggung Seni, hingga Parlemen

    Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

    Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Seniman yang Menyeberang ke Gelanggang Politik

    Depresi Bukan Berarti Iman Lemah, Lalu Karena Apa?

    Depresi Bukan Berarti Iman Lemah, Lalu Karena Apa?

    Kalau HP Mati Saat Bencana, Keluarga Harus Bertemu di Mana?

    Kalau HP Mati Saat Bencana, Keluarga Harus Bertemu di Mana?

    Jakarta Tiba-tiba Darurat, Apa yang Harus Ada di Emergency Bag?

    Jakarta Tiba-tiba Darurat, Apa yang Harus Ada di Emergency Bag?

    Desil Warga Mendadak Naik, Data Pemerintah yang Bermasalah atau Rakyat yang Mendadak Sejahtera?

    Desil Warga Mendadak Naik, Data Pemerintah yang Bermasalah atau Rakyat yang Mendadak Sejahtera?

    Anak Muda Melek Digital, Tapi Mengapa Masih Mudah Terjerat Pinjol dan Judi Online?

    Anak Muda Melek Digital, Tapi Mengapa Masih Mudah Terjerat Pinjol dan Judi Online?

    Sampah Tak Sekadar Dibuang, Fraksi PKB Dorong Warga Nikmati Nilai Ekonominya

    Sampah Tak Sekadar Dibuang, Fraksi PKB Dorong Warga Nikmati Nilai Ekonominya

    Kalau Tak Punya Uang, Anak Muda Jakarta Mau ke Mana?

    Kalau Tak Punya Uang, Anak Muda Jakarta Mau ke Mana?

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Olahraga
  • SainTek
  • Ruang Budaya
  • Syaria News
    BRIN

    Spesies baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi Ditemukan

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    TB Hasanuddin Soroti Status Siaga 1 TNI, Dinilai Tak Relevan dengan Pola Perang Modern di Timur Tengah

    demo buruh

    UMP Jakarta 2026 Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Said Iqbal: Tak Mencerminkan Kebutuhan Hidup Layak

    Hengky Wijaya, Anggota Komisi C DPRD DKI dari FPKB

    PKB Tegaskan Narkoba Musuh Kemanusiaan dan Ancaman Masa Depan Jakarta

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Kilas Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Harian Tanah Air
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk, Krisis Ruang Hijau dan Ledakan Kendaraan Jadi Sorotan

by adminharian
June 18, 2026
in Lifestyle, Megapolitan, Utama
0
Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk, Krisis Ruang Hijau dan Ledakan Kendaraan Jadi Sorotan

Photo by Pexels

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HARIANTANAHAIR | Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta kembali menjadi perhatian publik setelah ibu kota tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia berdasarkan data pemantau udara IQAir pada Rabu, 17 Juni 2026. Indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai 175 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 88,5 mikrogram per meter kubik, atau masuk kategori tidak sehat bagi masyarakat. Kondisi ini menambah daftar panjang persoalan pencemaran udara yang selama beberapa tahun terakhir terus menghantui kehidupan warga Jakarta.

Buruknya kualitas udara tersebut dinilai bukan semata-mata dipengaruhi faktor cuaca dan musim kemarau, melainkan juga berkaitan dengan persoalan struktural yang belum terselesaikan. Mulai dari minimnya ruang terbuka hijau (RTH), tingginya jumlah kendaraan bermotor, hingga lambatnya transisi menuju moda transportasi rendah emisi.

Data IQAir menunjukkan Jakarta berulang kali masuk daftar kota dengan kualitas udara terburuk dunia sepanjang 2026. Pada Mei lalu, Jakarta sempat berada di peringkat ketiga dan keenam kota paling tercemar di dunia. Situasi ini menunjukkan bahwa persoalan polusi udara bukan lagi insiden musiman, melainkan masalah kronis yang memerlukan langkah penanganan lebih serius dan berkelanjutan.

Ruang Terbuka Hijau Masih Jauh dari Target

Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi terhadap buruknya kualitas udara Jakarta adalah keterbatasan ruang terbuka hijau. Hingga kini, luas RTH Jakarta masih berada di bawah amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengharuskan kawasan perkotaan memiliki minimal 30 persen ruang terbuka hijau, terdiri atas 20 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat.

Kondisi tersebut membuat kemampuan kota dalam menyerap emisi karbon dan polutan udara menjadi terbatas. Di tengah kebutuhan memperbanyak vegetasi perkotaan, berbagai kegiatan pembangunan masih diikuti dengan penebangan pohon dalam jumlah signifikan. Program penanaman pohon yang dilakukan pemerintah dan berbagai komunitas dinilai belum mampu mengimbangi laju kehilangan tutupan hijau akibat pembangunan infrastruktur maupun ekspansi kawasan permukiman.

Padahal, keberadaan pohon dan kawasan hijau memiliki fungsi penting sebagai penyerap karbon dioksida, penghasil oksigen, sekaligus penyaring partikel debu dan polutan di udara. Ketika jumlah pohon berkurang sementara sumber emisi terus bertambah, maka kualitas udara menjadi semakin rentan memburuk.

Para pemerhati lingkungan menilai upaya penghijauan perlu dilakukan secara lebih masif dan terukur. Tidak hanya melalui kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi juga memastikan tingkat keberhasilan tumbuh, perlindungan pohon eksisting, serta pengendalian alih fungsi lahan hijau di wilayah perkotaan.

Kendaraan Bermotor Terus Bertambah, Transisi Kendaraan Listrik Masih Lambat

Selain persoalan ruang hijau, sektor transportasi masih menjadi salah satu penyumbang utama emisi di Jakarta. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat setiap tahun menghasilkan volume gas buang yang besar, terutama dari kendaraan berbahan bakar fosil.

Meski pemerintah terus mendorong penggunaan transportasi publik dan memperluas jaringan layanan angkutan massal, ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih relatif tinggi. Kemacetan yang terjadi hampir setiap hari turut memperparah kondisi karena kendaraan menghabiskan lebih banyak waktu dalam kondisi berhenti atau berjalan lambat, sehingga emisi yang dihasilkan semakin besar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah strategi pengendalian pencemaran udara, termasuk penguatan uji emisi kendaraan, evaluasi Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU), serta pengembangan armada bus listrik. Namun berbagai upaya tersebut dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan dalam waktu cepat karena pertumbuhan kendaraan konvensional masih lebih tinggi dibanding laju substitusi kendaraan ramah lingkungan.

Transisi menuju kendaraan listrik juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari harga kendaraan yang relatif tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, hingga belum meratanya insentif bagi masyarakat. Akibatnya, kontribusi kendaraan listrik terhadap penurunan emisi masih belum optimal.

Melihat kondisi tersebut, berbagai kalangan menilai penanganan polusi udara Jakarta harus dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya melalui peningkatan transportasi publik dan elektrifikasi kendaraan, tetapi juga percepatan penambahan ruang terbuka hijau, pengawasan ketat terhadap kegiatan penebangan pohon, serta pengendalian pertumbuhan kendaraan bermotor.

Tanpa langkah yang terintegrasi, Jakarta berisiko terus berada dalam lingkaran kualitas udara buruk yang berdampak pada kesehatan jutaan warga, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan beban ekonomi akibat penyakit yang berkaitan dengan pencemaran udara. Sementara itu, masyarakat kembali diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

*Achi Hartoyo
adminharian

adminharian

Next Post
PKB Jakarta Matangkan Susunan Pengurus DPC, Ida Fauziyah Tekankan Penguatan Struktur Partai

PKB Jakarta Matangkan Susunan Pengurus DPC, Ida Fauziyah Tekankan Penguatan Struktur Partai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

Pemerintah Kaji Kenaikan Gaji ASN 2026, Menpan RB Temui Menkeu Bahas Prioritas Anggaran

10 months ago
Muktamar ke-35 NU, Hasbiallah: Jangan Berhenti di Seremoni, Umat Butuh Kerja Nyata

Muktamar ke-35 NU, Hasbiallah: Jangan Berhenti di Seremoni, Umat Butuh Kerja Nyata

1 month ago

Popular News

    Connect with us

    Newsletter

    Dapatkan berita terbaru, Informasi terkini dan kabar menarik langsung di email Anda. Berlangganan Newslatter kami agar tidak ketinggalan update penting tiap hari.

    Category

    • Kilas Bisnis
    • Kilas Global
    • Lifestyle
    • Megapolitan
    • Nusantara
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Ruang Budaya
    • SainTek
    • Syaria News
    • Utama

    About Us

    HarianTanahAir.com adalah situs berita dan informasi yang menghadirkan kabar terbaru, aktual, dan relevan untuk pembaca.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Hubungi Kami
    • Newsletter

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    No Result
    View All Result
    • HarianTanahAir.Com
    • Utama
    • Kilas Global
    • Megapolitan
    • Syaria News
    • Olahraga
    • Politik
    • Lifestyle
    • SainTek

    ©HarianTanahAir.Com_2026

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In